
To:
yudi
Date: 12/19/2007 3:25 pm
Subject: Re: Salam kenal
Message: Hehe, terserah sama nak Yudi mo manggil apa juga boleh. Abah, Aa, Bapak, Om (karena abah dah ompong), Akang, Abang. Wah Yudi mah, gak sopan gimana? Abah juga biasa kok bergaul sama anak muda sepantaran dengan Yudi. Abah kan juga ortu gaul lho. Buka deh http://renungansekilas.blogspot.com/ berikut 80 judul blog disana.
Duh, klo boleh abah bilang Yudi ini punya karakter yang lentur. Easy going. Abah jadi ingat ucapan Rektor ITB yang sekarang menjadi Menristek. "Mahasiswa itu klo mau hidup sukses ya kudu pintar dan gaul." Nah dengan karakter Yudi, abah turut mendoakan semoga Yudi juga akan hidup sukses dimasyarakat kelak. Asal saja Yudi jaga sehat kuat bersih ceria lahir bathin ya.
Soal ilmu tanah, klo gitu gak usah dipikirin sekarang deh. Nanti2 aja klo Yudi dah sampai keambang ilmu kimia tanah dimaksud. Sekarang mah giat2 aja belajar dulu dengan pintar dan gaul. Sebab nantinya abah akan bertanya jauh lebih dalam dan praktis, yakni hitungan buat membikin lahan menjadi kian asam atau basa. Apakah selain dengan belerang atau kapur, bisa juga dengan pupuk? Gituh lho. Betapapun nanti2 klo biji blueberry sudah di tangan abah. Maka boleh2 aja klo Yudi mo berkunjung ke bukit Bluwek abah di Sukabumi. Mana tau mau belajar aplikasi ilmu sekalian praktek unjuk kepeloporan intelektuil.
Alhamdulillah. Senang lho abah tau klo ternyata tulisan abah mampu menggerak kan minat Yudi buat thalabul 'ilmi dengan lebih baik lagi. Kan klo menurut orang Minang, "Alam dan seisi nya adalah guru terbaik sepanjang masa." Nah, abah lah salah satu muridnya. Wassalam.
yudi wrote:
waalaikumsalam. wah subhanaAllah sungguh suatu kehormatan bagi saya bisa berkenalan dengan...wah saya bingung harus manggil bapa ato abah soalnya saya liat kebanyakan orang manggilnya abah..saya panggil abah saja bolehkan biar lebih akrab,tapi klo saya lancang memanggil abah saya mohon maaf..bah...saya salut sama abah,punya keinginan yang kuat seharusnya anak muda seperti saya yangsemangat seprti gitu,,tapi sebelumnya saya minta maaf bah saya belum bisa membantu apa-apa...saya masih muda belum punya pengalaman apa-apa kuliah pun baru semester 3,ilmu pun masih jauh lebih dangkal jika dibandingkan dengan abah, saya hanya tau sedikit tentang tanah memang jika tanah terlalu asam agar seimbang harus dikasih basa (kapur)dan saya kurang tau tentang karakteristik batu kapur (limestone) dan teknik pengukuran keamasaman tanah karena kurangnya wawasan saya tentang hal itu..tapi saya ucapkan terimakasis sama abah krena hal itu, rasa penasaran saya kayaknya tumbuh jd ingin lebih tau...wah maaf bah saya jg baru kenal dah tidak sopan sama orang tua..










